Jayapura, Papua — Sekitar 150 orang yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil bersama Forum Pasar Mama Papua menggelar aksi damai dan orasi publik di Taman Imbi, Kota Jayapura, pada Senin (20/10/2025).
Aksi yang berlangsung bertujuan untuk mendukung program pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pemberantasan korupsi di Tanah Papua.
Kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan dari Polres Kota Jayapura serta Polda Papua. Para peserta menyampaikan aspirasi dengan damai tanpa insiden.
Dukung Gubernur dan Aparat Hukum Tegakkan Supremasi Hukum
Sekretaris Koalisi Masyarakat Sipil, Rando, dalam orasinya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh seluruh kebijakan Gubernur Papua definitif periode 2025–2030.
Ia juga mengajak masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat untuk bersama-sama mendukung pemerintah dalam upaya menegakkan hukum di Bumi Cenderawasih.
“Kami mendukung seluruh program dan kebijakan Gubernur Papua serta aparat penegak hukum dalam menegakkan supremasi hukum. Aksi ini bukan demonstrasi anarkis, tapi bentuk dukungan untuk pemerintah,” ujar Rando.
Ia juga berterima kasih kepada aparat kepolisian yang telah menjaga jalannya aksi hingga selesai dengan tertib.
Lebih lanjut, Rando mendesak Kapolda Papua untuk membentuk Satgas Khusus Pengawasan Dana Desa agar penggunaan dana kampung tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum.
Aspirasi Masyarakat: Dari Tukang Parkir hingga Mahasiswa
Beberapa tokoh masyarakat turut menyampaikan pandangannya.
Thomson Waromi, juru parkir asal Jayapura, menyebut bahwa siapa pun yang terpilih menjadi gubernur adalah kehendak Tuhan. Ia berharap agar masyarakat kecil mendapat perhatian lebih dalam pembangunan.
“Kami berharap pemerintah memperhatikan masyarakat kecil dan membuka lapangan kerja supaya tidak ada lagi kriminalitas di Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Ribka Paskalianusi, mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) jurusan Teknik Sipil, meminta agar gubernur terpilih memperluas lapangan kerja bagi anak-anak Papua yang telah menamatkan pendidikan tinggi.
“Bapak gubernur dipilih oleh Tuhan. Kami mohon visi Papua Cerah benar-benar dijalankan untuk anak-anak Papua,” katanya.
Suara Mama-Mama Pasar: Lawan Korupsi, Dukung Ekonomi Rakyat
Ketua Forum Pasar Mama Papua, Pdt. Maryam Kailele, menyampaikan dukungan penuh terhadap program ekonomi kerakyatan dan pemberantasan korupsi yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dalam pernyataannya, ia menyoroti dampak korupsi yang membuat rakyat kecil di Papua menderita.
“Korupsi membuat rakyat menderita dan ekonomi pasar menurun. Kami berharap gubernur dan presiden turun langsung melihat kondisi mama-mama Papua di pasar,” ujarnya.
Maryam menegaskan, Forum Pasar Mama Papua siap menjadi mitra pemerintah dalam mengawasi penggunaan dana publik agar benar-benar menyentuh masyarakat kecil.
“Mama-mama Papua adalah tulang punggung ekonomi rakyat kecil. Kami ingin ekonomi Papua maju dari bawah — dari tangan mama-mama kecil, bukan dari atas meja para koruptor,” tegasnya.
Desakan Perbaikan Ekonomi dan Keamanan di Papua
Tokoh pemuda Tanah Tabi, Paul Ohee, juga menyoroti persoalan pengangguran dan mahalnya biaya pendidikan di Papua. Ia meminta pemerintah daerah memberikan beasiswa bagi mahasiswa Papua serta memperhatikan kesejahteraan pedagang kecil.
“Anak-anak Papua harus diberi beasiswa dan kesempatan jadi perwira polisi. Pemerintah juga perlu memberantas kecurangan di sekolah agar pendidikan benar-benar gratis,” tegasnya.
Selain itu, Paul juga menyoroti maraknya kasus begal dan jambret di Jayapura. Ia berharap Polda Papua dan jajaran kepolisian dapat menindak tegas pelaku kejahatan jalanan.
Forum Mama Papua: “Papua Harus Bangkit dan Bersih dari Korupsi”
Sebagai penutup aksi, Pdt. Maryam Kailele membacakan Pernyataan Sikap Forum Pasar Mama Papua bertema:
“Mendukung Program Ekonomi dan Pemberantasan Korupsi Presiden Prabowo di Tanah Papua.”
Dalam orasinya, Maryam menegaskan bahwa Forum Pasar Mama Papua siap menjadi pengawas moral dan sosial terhadap jalannya pemerintahan.
“Korupsi telah mencuri berkat dari Tanah Papua. Sekarang saatnya uang rakyat kembali untuk rakyat,” katanya dalam orasi.
“Kami ingin otonomi khusus benar-benar berpihak kepada rakyat kecil. Papua harus bangkit dan bersih dari korupsi.”
Aksi damai tersebut ditutup dengan seruan bersama:
“Hidup Mama-Mama Papua!
Hidup Ekonomi Rakyat!
Hidup Papua Bersih dari Korupsi!
Hidup Indonesia Maju dan Bermartabat!”
Aksi Berlangsung Aman dan Kondusif
Hingga akhir kegiatan situasi di sekitar Taman Imbi Jayapura terpantau aman dan tertib. Koalisi Masyarakat Sipil bersama Forum Pasar Mama Papua menegaskan bahwa aksi ini murni bentuk dukungan terhadap pemerintah dan tidak terkait dengan kepentingan politik tertentu.
“Kami ingin Papua maju, bersih dari korupsi, dan masyarakat kecil bisa sejahtera,” tutup Rando.
