Jayapura – Momentum Halal Bihalal dan tradisi balimau yang digelar Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) di Pantai Paling Cemara, Holtekamp, semakin khidmat dengan sambutan Ketua DPW IKM Provinsi Papua, Bapak Zulhendri Sikumbang. Dalam suasana penuh kehangatan dan nuansa religi, ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Atas nama DPW IKM Provinsi Papua, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia yang telah menyiapkan segala sesuatu dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Semoga segala jerih payah ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa tradisi balimau dan Halal Bihalal bukan sekadar agenda tahunan, melainkan sarana untuk memperkuat jalinan persaudaraan antar sesama urang Minang di tanah rantau. Menurutnya, kebersamaan seperti inilah yang menjaga kekompakan dan soliditas komunitas Minangkabau di Papua.
“Balimau ini adalah media untuk meningkatkan tali persaudaraan kita. Di rantau, persatuan adalah kekuatan. Dengan silaturahmi yang terjaga, insyaAllah kita akan selalu kompak, saling mendukung, dan saling menguatkan,” tambahnya.
Zulhendri juga mengingatkan pentingnya memegang teguh falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, di mana adat dan ajaran Islam menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat. Ia berharap nilai-nilai tersebut terus ditanamkan kepada generasi muda agar identitas dan marwah urang Minang tetap terjaga, meski jauh dari kampung halaman.
Kegiatan balimau di Pantai Holtekamp pun menjadi simbol bahwa di bawah langit Papua, semangat kebersamaan, adat, dan keimanan tetap hidup dan menyatukan hati seluruh perantau Minangkabau.
