Polisi Bersama Masyarakat, Polda Papua Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Adat Yokiwa melalui Pertanian Jagung

JAYAPURA — Mengedepankan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Direktorat Intelkam Polda Papua mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat adat melalui pengembangan sektor pertanian di Kampung Yokiwa, Kabupaten Jayapura. Upaya tersebut diwujudkan melalui pertemuan pembinaan pertanian jagung sekaligus penyerahan bantuan peralatan pertanian kepada masyarakat, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di para-para adat Kampung Yokiwa, pukul 14.30 hingga 17.15 WIT, menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian, tokoh adat, unsur koperasi, dunia usaha, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lahan pertanian sebagai sumber penghidupan yang produktif.

Pertemuan tersebut dihadiri Ondofolo Arnold Awitouw selaku Kepala Suku Besar Kampung Yokiwa, mantan Bupati Jayapura Mathius Awitouw, Ketua Koperasi BUMA Alfons Awitouw, Ketua Koperasi Bina Mandiri Papua Cerah (BMPC) Zaeni Effendi, Ketua Prabu Reindy Latumeten, Ketua KADIN Kabupaten Jayapura Arius, AKP Beddu Rahman, AKP Sosra Antoni, AKP Sarimin, Aiptu Darfin, serta masyarakat adat Kampung Yokiwa.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat mendapatkan dukungan berupa dua unit mesin babat rumput, enam unit tangki semprot, dan 72 botol obat pembasmi rumput. Bantuan ini diharapkan dapat membantu petani mempersiapkan lahan dan menunjang kegiatan pertanian secara lebih efektif.

Polisi Bersama Masyarakat, Bangun Ekonomi dari Kampung

AKP Sosra Antoni menegaskan bahwa pendekatan kepolisian kepada masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan membangun komunikasi, memperkuat kemitraan, serta mendukung kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sebagai pembina Koperasi BMPC, ia menyambut baik antusiasme masyarakat adat Kampung Yokiwa yang ingin mengembangkan pertanian. Menurutnya, kemauan masyarakat untuk bekerja dan mengelola potensi sumber daya yang dimiliki merupakan modal penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Semangat Polisi Bersama Masyarakat harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kebersamaan. Kami menyambut baik keinginan masyarakat Kampung Yokiwa untuk mengembangkan sektor pertanian. Harapan kami, kerja sama ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujar Sosra.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan pertanian dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif.

Menurutnya, masyarakat yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha produktif akan mempunyai ruang lebih luas untuk membangun masa depan keluarga dan kampungnya.

Meski demikian, keberhasilan program membutuhkan komunikasi dua arah dan keterlibatan aktif seluruh pihak. Karena itu, masyarakat diharapkan menyampaikan berbagai masukan, kebutuhan, maupun kendala yang dihadapi agar dapat dibahas dan diselesaikan melalui koordinasi bersama.

“Kami ingin masyarakat dan kepolisian terus membangun komunikasi yang baik. Jika ada kendala dalam pengelolaan pertanian, mari kita bicarakan dan mencari solusi bersama. Dengan demikian, kegiatan ekonomi dapat berkembang dan hubungan kemitraan antara polisi dan masyarakat semakin kuat,” tambahnya.

Ia berharap Kampung Yokiwa dapat menjadi contoh bahwa kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dapat diwujudkan melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, termasuk pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.