Lagi! Masyarakat Binaan Polri Panen Jagung di Keerom, Hasil Mencapai 5 Ton

Keerom, Papua – Upaya pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian yang dilakukan Polri kembali membuahkan hasil. Pada Sabtu (6/6/2026), masyarakat binaan Polri di Kampung Arso 1, Kabupaten Keerom, Papua, melaksanakan panen jagung di lahan seluas satu hektare dengan hasil panen yang diperkirakan mencapai 5 ton.

Kegiatan panen tersebut melibatkan warga setempat bersama Bhabinkamtibmas Kampung Arso 1, Bripka Batias Yikwa, S.H., yang selama ini aktif mendampingi masyarakat dalam pengembangan pertanian jagung.

Bripka Batias Yikwa menjelaskan bahwa lahan yang dipanen saat ini merupakan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara optimal. Melalui inisiatif dan pendampingan yang dilakukan, lahan tersebut berhasil diolah hingga menghasilkan panen yang cukup baik.

“Hari ini kami melaksanakan panen jagung di lahan seluas satu hektare. Dari hasil yang ada, produksi diperkirakan mencapai sekitar 5 ton. Proses mulai dari pengolahan lahan hingga panen membutuhkan waktu kurang lebih empat bulan,” ujar Bripka Yikwa.

Menurutnya, keberhasilan panen tersebut menarik perhatian masyarakat sekitar yang kemudian berinisiatif untuk ikut mengembangkan pertanian jagung di lahan milik mereka.

“Awalnya lahan ini kami olah karena selama ini dibiarkan begitu saja. Setelah masyarakat melihat hasilnya, banyak warga yang datang berkoordinasi dan meminta pendampingan agar mereka juga dapat menanam jagung di lahan yang dimiliki,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bripka Yikwa bersama masyarakat juga bersepakat untuk mengembangkan lahan pertanian yang lebih luas. Setelah panen selesai dilaksanakan, dirinya menyerahkan bantuan benih jagung kepada warga sebagai bentuk dukungan keberlanjutan program pertanian tersebut.

“Jadi kami telah bersepakat dengan warga pemilik lahan untuk bersama-sama mengembangkan pertanian jagung. Secara bertahap akan dikelola sekitar 7 hektare lahan yang nantinya ditanami jagung. Setelah panen ini, kami juga menyerahkan bantuan benih kepada masyarakat agar kegiatan pertanian dapat terus berlanjut,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Salah seorang warga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Papua, yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada masyarakat dalam bidang pertanian.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polda Papua yang mau datang ke kampung kami dan membantu masyarakat menanam jagung. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat membantu masyarakat dalam meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkap salah satu warga.

Sementara itu, di lokasi panen, AKP Sosra Antoni, A.Md., Han, yang turut mendukung program tersebut melalui penyediaan benih jagung, menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung masyarakat yang ingin mengembangkan sektor pertanian.

“Siapa pun masyarakat yang memiliki kemauan untuk mengaktifkan dan mengembangkan sektor pertanian akan kami dukung dan bantu. Hal ini sejalan dengan tugas Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu caranya adalah dengan mendorong kegiatan-kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung kepada warga, termasuk melalui pertanian jagung,” kata AKP Sosra Antoni.

Ia menambahkan bahwa kegiatan pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan sosial yang lebih produktif dan kondusif.

“Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Ke depan kami berharap semakin banyak warga yang terlibat dan memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan pertanian produktif,” pungkasnya.

Program pemberdayaan pertanian yang dilakukan Polri di Kabupaten Keerom diharapkan menjadi salah satu motor penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif melalui aktivitas ekonomi yang produktif.